| Foto AgenBRILink BRI permudah akses hingga pelosok (Sumber: Dokumentasi Pribadi) |
PROBOLINGGO - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
melalui Branch Office Probolinggo terus memperluas layanan keuangan melalui
AgenBRILink guna mendekatkan akses transaksi perbankan kepada masyarakat hingga
ke berbagai wilayah dan pelosok.
Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 278 AgenBRILink
aktif yang tersebar di wilayah kerja Branch Office [Probolinggo]. Kehadiran
AgenBRILink menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendorong inklusi keuangan
sekaligus memberikan kemudahan layanan transaksi perbankan kepada masyarakat
secara lebih dekat, mudah, dan cepat.
Pemimpin Branch Office BRI Arya Gani agusta, Joko
Nugroho, mengatakan bahwa AgenBRILink memiliki peran penting dalam mendukung
aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di daerah yang jauh dari kantor layanan
perbankan.
“AgenBRILink merupakan wujud komitmen BRI dalam memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat. Melalui AgenBRILink, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi perbankan dengan lebih mudah, cepat, dan aman tanpa harus datang ke kantor bank,” ujar Joko Nugroho.
Berbagai layanan yang dapat dilakukan melalui
AgenBRILink antara lain tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembelian
pulsa, pembayaran BRIVA, setor tunai, hingga layanan transaksi digital lainnya.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program
AgenBRILink juga memberikan peluang tambahan pendapatan bagi para agen sebagai
pelaku usaha di lingkungan sekitar.
Salah satu AgenBRILink Dianhu brilink, Dianhu, mengaku
kehadiran AgenBRILink membantu meningkatkan usaha sekaligus mempermudah
masyarakat sekitar dalam bertransaksi.
“Sejak menjadi AgenBRILink, masyarakat sekitar menjadi lebih mudah melakukan transaksi perbankan tanpa harus pergi jauh ke kantor bank atau ATM. Selain membantu warga, usaha kami juga semakin ramai,” ungkap Dianhu.Ke depan, BRI Branch Office Probolinggo akan terus memperluas jaringan AgenBRILink dan meningkatkan edukasi layanan keuangan kepada masyarakat guna mendukung inklusi keuangan nasional serta pemberdayaan UMKM di daerah.
Komentar0