
Naura Syifa saat berkarya di studio mini dan berfoto bersama karya di Artjog Kids 2026
Yogyakarta — Di balik setiap karya seni anak, tersimpan cara pandang yang sering
kali belum dipengaruhi oleh aturan, teori, maupun batasan-batasan visual. Dunia
yang mereka hadirkan lahir dari rasa ingin tahu, keberanian bereksperimen, dan
imajinasi yang mengalir secara alami. Semangat inilah yang tampak kuat dalam
karya Naura Syifa Aishakayla Abidin, seniman cilik berusia enam tahun
yang menjadi salah satu partisipan ARTJOG Kids 2026.
Melalui lukisan berjudul Arsip Makhluk dalam Satu Bidang,
Naura menghadirkan ratusan makhluk imajiner yang memenuhi satu bidang kanvas.
Setiap figur memiliki bentuk, warna, dan ekspresi yang berbeda, seolah hidup
dalam sebuah dunia yang hanya dapat ditemukan melalui imajinasi seorang anak.
Di bagian tengah karya terdapat ruang kosong yang menjadi titik jeda sekaligus
membuka kemungkinan lahirnya cerita-cerita baru. Penggunaan mixed media
dengan elemen glow in the dark turut memperkaya pengalaman visual, menghadirkan
dimensi lain ketika cahaya meredup dan sebagian figur mulai menyala.
Lukisan tersebut tidak berusaha menggambarkan dunia sebagaimana adanya.
Sebaliknya, Naura mengajak penonton memasuki dunia sebagaimana ia melihat dan
membayangkannya. Makhluk-makhluk yang tampak sederhana justru menyimpan
kebebasan berekspresi yang menjadi kekuatan utama seni anak. Dalam setiap
garis, warna, dan bentuk, tersimpan spontanitas yang sulit direkayasa oleh
seniman dewasa.
Perjalanan Naura di dunia seni rupa juga menunjukkan bahwa bakat perlu
bertemu dengan kesempatan untuk terus bertumbuh. Meski usianya masih sangat
muda, ia telah memperoleh berbagai apresiasi, baik di tingkat nasional maupun
internasional. Di antaranya adalah Diploma Winner pada Maraton
Montmartre Bitola 2025 di Makedonia Utara, Certificat d'Honneur
dalam kompetisi seni rupa internasional Graines d'artistes du monde entier
di Prancis, serta masuk dalam Top 100 Toyota Dream Car Art Contest 2025.
Selain aktif mengikuti kompetisi, Naura juga terus memperluas pengalaman
artistiknya melalui berbagai pameran seni rupa. Karyanya pernah dipamerkan di Selasar
Sunaryo Art Space Bandung, Lotus Art Courses Festa Exhibition, Merindu
Jiwa, Senandung Kota, 2nd Lotus Art Courses Biennale Exhibition,
Pameran Bebas 3 Vinautism Gallery, hingga HikayArt Goro di
Pekanbaru. Tahun ini, ia juga terpilih sebagai Selected Young Artist
pada ARTJOG Kids 2026 dan Art Jakarta 2026, menambah daftar ruang
apresiasi yang menjadi bagian dari perjalanan kreatifnya.
Bagi Naura, setiap pameran bukanlah garis akhir, melainkan ruang belajar.
Setiap karya menjadi kesempatan untuk mengenal proses berkesenian, bertemu
dengan penikmat seni, serta memahami bahwa seni adalah medium untuk berbagi
gagasan dan perasaan. Pendampingan dari keluarga, para pembina di Lotus Art
Courses, serta kesempatan berpameran di berbagai ruang seni menjadi fondasi
penting dalam membangun kepercayaan diri dan karakter artistiknya.
Keikutsertaan Naura di ARTJOG Kids 2026 memperlihatkan bahwa dunia seni
rupa Indonesia memiliki ruang bagi tumbuhnya generasi baru. Kehadiran
seniman-seniman cilik bukan sekadar memperlihatkan kemampuan teknis menggambar,
tetapi juga mengingatkan bahwa imajinasi adalah sumber utama lahirnya
kreativitas. Ketika ruang tersebut terus dijaga dan didukung, karya-karya yang
lahir dari tangan anak-anak berpotensi berkembang menjadi praktik artistik yang
matang di masa depan.
Perjalanan Naura mungkin baru saja dimulai. Namun, setiap sapuan warna,
setiap figur imajiner, dan setiap ruang yang ia hadirkan di atas kanvas menjadi
langkah awal menuju perjalanan berkesenian yang lebih panjang. Harapannya,
semangat berkarya yang tumbuh sejak usia dini dapat terus berkembang,
menginspirasi anak-anak lain untuk berani berimajinasi, sekaligus menjadi
bagian dari masa depan seni rupa Indonesia yang semakin beragam, inklusif, dan
kaya akan perspektif baru.
-Artjog 2026
Komentar0