
Acara Pengajian dan Bakti Sosial Pabrik Gula Madukismo. (Dok. Bantul)
Bantul, 29 Juli 2026 – KSO Madubaru (Pabrik Gula Madukismo) menyelenggarakan kegiatan Pengajian dan Bakti Sosial (Baksos) bagi masyarakat sekitar sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan mencapai 3.000.000 kuintal tebu tergiling pada Musim Giling 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (29/7) ini mengusung tema "Berbagi Kebahagiaan untuk Giling 2026 Lebih Berkah."
Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh insan KSO Madubaru, para mitra petani tebu, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bersama-sama mendukung kelancaran operasional selama musim giling.
Sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional, KSO Madubaru juga berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan pengajian dan bakti sosial ini, perusahaan ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Pencapaian 3 juta kuintal tebu tergiling bukan hanya menjadi keberhasilan perusahaan, tetapi juga merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Oleh karena itu, rasa syukur ini kami wujudkan melalui kegiatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membawa keberkahan bagi seluruh proses Musim Giling 2026," ujar perwakilan Arief Budiman General Manager KSO Madubaru.
Kegiatan bakti sosial meliputi penyaluran bantuan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, sedangkan pengajian menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan rasa syukur atas setiap capaian yang telah diraih.
Melalui kegiatan ini, KSO Madubaru berharap hubungan baik dengan masyarakat dapat terus terjalin serta semakin memperkuat citra perusahaan sebagai industri gula yang tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan produksi nasional, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, KSO Madubaru akan terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan, tanggung jawab sosial, serta kemitraan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.
Komentar0