TUroTpA6GpM9BSz0GSA9TpW9TY==

Mahasiswa KKN UNY Donokerto Turi, Tingkatkan Keselamatan Jalan Melalui Instalasi Delineator Pipa Cor

Pipa Reflektor yang Telah Terpasang Memantulkan Cahaya

Sleman — Mahasiswa KKN M Kelompok 29228 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan kegiatan penguatan infrastruktur keselamatan jalan pedesaan di Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, pada Sabtu-Minggu, 12-13 September 2026.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada mitigasi risiko kecelakaan lalu lintas di jalur rawan dan minim Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui pembuatan serta pemasangan delineator (patok pemandu jalur jalan) berbahan pipa cor beton berstiker reflektif.

Penanggung Jawab Program, Iqbal Mustafa, menjelaskan bahwa program rekayasa fasilitas keselamatan ini dipilih untuk merespons kondisi jalan lingkungan yang gelap dan memiliki tikungan tajam.

"Kami melihat keterbatasan penerangan jalan di malam hari menjadi ancaman keselamatan bagi pengendara yang melintas, terlebih jalurnya berbatasan langsung dengan parit sawah dan kebun salak. Oleh karena itu, kami merancang delineator berbahan pipa PVC yang diperkuat adukan cor beton serta tulangan besi beton ulir 10 mm agar tahan lama, kokoh, dan berbiaya terjangkau sebagai pemandu visual pengendara," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara langsung mulai dari survei hingga proses penanaman patok.

Mahasiswa KKN M UNY Kelompok 29228 yang terdiri dari Iqbal Mustafa, Muhammaf Nafi Nusron, Faiz Isro Gumilang, Fahriza Iffah Handayani, dan Lisa Mawardah merancang dan merealisasikan sebanyak 25 unit delineator.

Patok-patok pemandu tersebut dipasang secara strategis pada dua titik prioritas, yaitu sepanjang 110 meter di RW 20 Dukuh Gading Kulon (9 unit) dan bentang 70 meter di RW 21 Kemiri (16 unit).

Dari hasil evaluasi uji pandang malam hari, stiker reflektif berdaya pendar tinggi pada ujung patok terbukti mampu memantulkan sorot lampu kendaraan dari jarak lebih dari 30 meter, sehingga memberikan waktu reaksi yang aman bagi pengemudi sebelum memasuki kelokan.

Kegiatan ini secara langsung mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan fasilitas jalan pedesaan mandiri, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) lewat penyediaan akses transportasi lingkungan yang aman, serta SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dalam upaya preventif menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Program KKN ini sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, yaitu:

  • IKU 2: Mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

  • IKU 3: Dosen berkegiatan di luar kampus melalui pendampingan lapangan intensif terhadap program pengabdian.

  • IKU 7: Proyek lapangan kolaboratif yang bersifat partisipatif dan berdampak langsung bagi peningkatan keselamatan warga desa.

Lebih dari itu, program ini juga merupakan wujud nyata dari inisiatif 'Diktisaintek Berdampak', yaitu kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan sains-teknologi dalam menyelesaikan isu-isu strategis keselamatan fasilitas lingkungan serta pembangunan desa yang berkelanjutan.

Dengan mengusung semangat UNY Berdampak, kegiatan KKN di Dukuh Gading Kulon, Kalurahan Donokerto diharapkan dapat menginspirasi gerakan swadaya serupa dalam pengelolaan keselamatan infrastruktur di wilayah pedesaan lainnya.

Kontak Media:
Iqbal Mustafa
Email: iqbalmustafa.2026@student.uny.ac.id

Komentar0

Type above and press Enter to search.