| Kegiatan pendampingan belajar siswa SD bersama mahasiswa KKN UNY di Gading Kulon. |
Sebanyak 5 mahasiswa KKN
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan kegiatan pendampingan belajar
bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di Dusun Gading Kulon, Kalurahan Donokerto,
Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, berlangsung sejak akhir Juli hingga September
2026, dengan rangkaian kegiatan puncak berupa Lomba Matematika pada 19–20
September 2026. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pendampingan belajar
rutin bagi anak-anak usia SD di tiga RW, sebagai upaya mendukung proses belajar
mereka di luar jam sekolah.
Fahriza Iffah Handayani menjelaskan
bahwa program pendampingan belajar ini dipilih untuk merespons kebutuhan
anak-anak Dusun Gading Kulon akan pendampingan belajar yang konsisten di luar
jam sekolah. “Kami melihat masih banyak anak-anak di sini yang membutuhkan
pendampingan belajar, baik untuk memahami materi sekolah maupun mengerjakan
tugas dan persiapan ujian. Oleh karena itu, kami menghadirkan bimbingan belajar
rutin yang dikemas dengan kegiatan yang menyenangkan, seperti mewarnai, kuis,
dan pendampingan tugas, agar anak-anak tetap antusias belajar,” ujarnya. Ia
menambahkan bahwa program ini dirancang agar dekat dengan keseharian anak-anak,
sehingga kegiatan belajar tidak terasa membebani.
Ia juga menambahkan bahwa
pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan berkelanjutan, mulai dari
koordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat, sosialisasi kepada orang
tua dan anak-anak, hingga pendampingan belajar tambahan secara mandiri di posko
KKN bagi anak-anak yang membutuhkan.
| Pelaksanaan kegiatan pendampingan belajar siswa SD di Gading Kulon. |
Mahasiswa KKN UNY Gading Kulon yang
terdiri dari Fahriza Iffah Handayani, Shintia Nurcholisa, Berliana Ata Rizky
Safitri, Kurnia Ramadhani, dan Caravella Zahra merancang dan melaksanakan
program kerja "Program Pendampingan Belajar Siswa SD Gading Kulon"
ini secara bersama-sama, dengan Fahriza Iffah Handayani sebagai penggagas dan
penanggung jawab program.
| Mahasiswa KKN UNY bersama siswa setelah pelaksanaan kegiatan pendampingan belajar di Gading Kulon. |
Rangkaian kegiatan diawali dengan
koordinasi bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat mengenai rencana
pelaksanaan program pada 27 Juli, dilanjutkan sosialisasi kepada orang tua dan
anak-anak pada 11 Agustus, serta pendataan peserta bimbingan belajar usia SD
pada 13 Agustus. Setelah itu, tim menyusun jadwal rutin, membagi kelompok
belajar, dan membagi tugas pendamping pada 15 Agustus, kemudian menyiapkan
tempat, media, dan bahan belajar pada 20 Agustus. Bimbingan belajar rutin pun
mulai digelar bergiliran di RW 19, RW 20, dan RW 21 sejak 23 Agustus hingga 13
September, dengan materi yang bervariasi setiap pertemuan mulai dari perkenalan
program, kegiatan mewarnai, hingga materi MBG (Makan Bergizi Gratis) yang
diselingi kuis interaktif. Selain jadwal rutin di masing-masing RW, tim juga
membuka pendampingan belajar tambahan di posko KKN bagi anak-anak yang ingin
mengerjakan pekerjaan rumah maupun mempersiapkan ujian sekolah. Rangkaian
program kemudian ditutup dengan Lomba Matematika pada 19–20 September dan
evaluasi keseluruhan kegiatan pada 21 September 2026.
Dalam sambutannya, Kepala Dukuh
Gading Kulon, Nur Whan Hidayat, menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan
mengapresiasi kontribusi nyata yang dibawa oleh UNY. “Kami menyambut baik
kehadiran mahasiswa UNY di Gading Kulon. Semoga program pendampingan belajar
ini bisa terus membantu anak-anak di sini semangat belajar dan meningkatkan
prestasi mereka di sekolah,” ujar Nur Whan Hidayat.
Kegiatan KKN ini sekaligus
mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, yaitu:
- IKU
2: Mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus melalui keterlibatan
dalam kegiatan pengabdian.
- IKU
3: Dosen berkegiatan di luar kampus melalui pendampingan lapangan yang
intensif.
- IKU
7: Proyek lapangan kolaboratif yang bersifat partisipatif dan berdampak
langsung.
Program ini juga sejalan dengan
Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)
karena program ini secara langsung mendukung akses anak-anak terhadap
pendampingan belajar yang berkualitas di luar jam sekolah, serta SDG 10 (Berkurangnya
Kesenjangan) karena pendampingan belajar diberikan secara gratis dan terbuka
bagi seluruh anak usia SD di tiga RW, sehingga membantu memperkecil kesenjangan
akses pendidikan tambahan di tingkat dusun.
Lebih dari itu, program ini juga
merupakan wujud nyata dari inisiatif 'Diktisaintek Berdampak', yaitu kolaborasi
antara dunia pendidikan tinggi keagamaan dan sains-teknologi dalam
menyelesaikan isu-isu strategis nasional, seperti pemerataan akses pendidikan,
pengembangan karakter anak, dan pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan.
Dengan mengusung semangat UNY
Berdampak, kegiatan KKN di Gading Kulon diharapkan mampu menjadi inspirasi
program serupa di dusun-dusun lain, memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen,
pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pendidikan yang
lebih baik dari akar rumput.
Kontak Media: Fahriza Iffah
Handayani
Email: fahrizaiffah.2023@student.uny.ac.id
Instagram : @srawunggading
Komentar0